Monday, August 3, 2015

Tips Body Language untuk Wawancara Kerja


Tips Body Language untuk Wawancara Kerja

Body language dalam wawancara kerja

Tips Body Language untuk wawancara kerja



Body Language atau bahasa tubuh saat wawancara kerja ternyata memiliki peran yang tidak bisa dianggap remeh. Menurut beberapa sumber, cara anda duduk, cara berbicara, cara berdiri, dan cara bersikap sangat mempengaruhi bagaiamana lawan bicara anda berinteraksi dalam hal ini adalah pewawancara. Ada beberapa tips yang bisa anda pelajari tentang body language diantaranya yaitu:

1.Duduk Tegak

Duduk membungkuk atau posisi duduk yang terkesan malas memberikan kesan bahwa anda tidak tertarik, tidak percaya diri dan tidak mempunyai etika. Saat berhadapan dengan pewawancara duduklah dengan tegak, tahan perut, namun juga jangan terlalu kaku. Jika anda memiliki masalah dengan rendah diri atau jenuh coba perhatikan cara anda duduk dan berdiri. Duduk tidak rapi dan berdiri sambil bersender bisa menekan dada dan mengurangi asupan udara keparu-paru yang menyebabkan kegugupan dan rasa tidak nyaman

2.Tatapan Mata

Pernah dengar kan istilah bahwa kejujuran seseorang dapat dilihat dari tatapan mata. Hal inilah yang menjadi penting mengapa eye contact sangat diperlukan dalam wawancara. Pewawancara bisa menilai anda sedang berbohong atau tidak dari tatapan mata anda.
Meskipun rasa gerogi atau gugup saat wawancara kerja adalah hal yang wajar dan hal ini pasti pernah dialami setiap orang. Namun bukan berarti anda harus menunduk atau tidak menatap pewawancara. Eye contact menunjukan bahwa anda memiliki rasa percaya diri yang tinggi dan jujur. Namun, jangan juga menatap pewawancara begitu lama dengan tatapan tajam karena tatapan yang terlalu tajam dapat membuat seseorang merasa tidak nyaman. Selama wawancara pastikan kontak mata anda hanya berada diantara titik alis kiri, hidung bagian bawah, dan titik alis kanan.

3.Posisi Kepala

Untuk meningkatkan rasa percaya diri selama wawancara, posisikan kepala anda tegak secara vertikal dan horizontal. Hal ini memberikan kesan bahwa anda serius dalam menggapai tujuan.

4.Mencondongkan Badan

Mencondongkan badan kedepan saat pewawancara berbicara menunjukan bahwa anda tertarik terhadap apa yang dibicarakannya, begitu juga mencondongkan badan ketika anda berbica menunjukan bahwa anda memiliki rasa antusias.

5.Jangan menggoyang-goyangkan kaki

Ketika anda sedang berada dalam situasi wawancara dan pewawancara sedang bertanya pada anda, jangan sekali-kali anda menggoyang-goyangkan kaki, atau memainkan sesuatu yang ada diatas meja. Hal ini menunjukan bahwa anda tidak nyaman dan tidak percaya diri dengan situasi yang sedang anda hadapi.

6.Jangan Kaku

Walaupun suasana wawancara adalah suasana yang formal bukan berarti anda harus bersikap kaku dan terlalu resmi. Tunjukan rasa ketertarikan anda dengan senyuman yang tulus. Hal, ini memeberikan kesan bahwa anda menghormati dan respect terhadap pewawancara.

7.Jabat Tangan

Sebelum mengulurkan tangan untuk menjabat, tunggu hingga pewawancara selesai berbicara. Saat menjabat tangan jangan lupa senyum dengan hangat dan eye contact. Jabat tangan pewawancara dengan sopan, tegas dan erat. Namun jangan menjabat tangan terlalu keras seperti mau meremukan tulang dan jangan juga berjabat tangan terlalu lemas seperti ikan mau mati